Study Mobile Onboard Aircraft (MCA) Dirilis di AWG-24, September 2018 Bangkok

AdWiTech, Bandung – News, Pertemuan sidang tahunan Asia-Pacific Wireless Group ke-24 (AWG24) telah diaksanakan di Bangkok, Thailand, pada 17-21 September 2018, di IMPACT Arena, Exhibition and Convention Center, Muang Thong Thani. Seperti ditunjukkan pada Foto 1, AWG-24 dihadiri oleh sekitar 186 delegasi dari seluruh negara di Asia-Pacific yang terbagi ke dalam: APT Members, Associate Members, Affiliate Members, International/Regional Organizations dan Non-Members yang mendaftarkan online melalui APT Website.

Foto 1: Peserta AWG-24 di Bangkok Thailand yang dihadiri oleh sekitar 186 orang dari seluruh negara di Asia-Pacific. (Dr. Eng. Khoirul Anwar berada di baris depan, Image: AWG-24).

AWG-24 membahas manajemen spektrum dan harmonisasi, monitoring spektrum monitoring, spectrum sharing studies, pengembangan IMT dan 5G masa depan, dan juga wireless technologies lain yang sedang berkembang. Selama AWG-24, semua Working Groups of AWG melakukan review dari pekerjaan yang sedang berjalan (dibawa dari AWG-23) diikuti dengan pengembangan lanjutan dan keputusan sebagai hasil sidang.

Dr. Eng. Khoirul Anwar, Direktur AdWiTech, Telkom University, seperti ditunjukkan oleh Foto 2, menjadi Delegasi Republik Indonesia (DELRI) dan juga chairman untuk Working Group Services and Applications yang membawahi pengembangan teknologi (1) Satelit modern, termasuk satelite yang bisa support 5G mencapai 100 Gbps-1 Tera Bps, (2) Aeronautika dan maritim, yang dalam AWG-24 ini menyelesaikan study untuk mobile phone dipakai (digunakan menelepon langsung ke ground BTS) selama dalam penerbangan. Teknologi ini disebut sebagai mobile onboard aircraft (MCA) yang dirilis dalam AWG-24 dalam dokumen AWG-24/OUT-23. Salah satu prinsip penggunakan MCA ditunjukkan pada Gambar 1.

Gambar 1. Layanan MCA adalah setelah pesawat mencapai fase Cruising. (Sumber image: AWG-24/OUT-23).

Dr. Eng. Khoirul juga menjadi chairman untuk (3) teknologi Public Protection and Disaster Relief (PPDR) yang dalam sidang ini berhasil menyelesaikan study untuk Narrowband PPDR technology, (4) Railway radio communications yang dalam AWG-24 telah mengembangkan study untuk testing kereta cepat di Asia-Pacific. Hasil study ini akan difinalisasi di AWG-25. (KHO, 2018)

Foto 2: Dr. Eng. Khoirul Anwar memimpin sidang untuk Working Group of Services and Applications yang membawahi teknologi: (1) Aplikasi satelite modern, (2) Aeronautika dan maritim, (3) public protection and disaster relief (PPDR), dan (4) Railway radiocommunications.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *