Tentang AdWiTech

cropped-AdWiTech_logo_transparent.png

 

 

Center for Advanced Wireless Technologies, disingkat AdWiTech, adalah salahsatu pusat penelitian di Universitas Telkom yang bertujuan untuk melakukan penelitian fundamental strategis dan pengembangan teknologi-teknologi termaju dalam bidang telekomunikasi nirkabel. Misi Adwitech adalah mengembangkan kultur penelitian, mengembangkan model ideal dan penelitian kolaboratif, serta percepatan kualitas penelitian Universitas Telkom menuju taraf internasional. Misi ini selaras dengan Rencana Strategis Universitas Telkom 2014-2018. Pada saat ini, AdWiTech menempati ruangan P203, pada gedung dan lantai yang sama dengan Fakultas Teknik Elektro Universitas Telkom, dipimpin oleh Dr.Eng. Khoirul Anwar, ST., M.Eng selaku direktur, dengan wakilnya adalah Dr. Nachwan Mufti Adriansyah, ST., MT

Problem masa depan yang menjadi kajian AdWiTech adalah semua kebutuhan dan konsekuensi teknis yang muncul akibat terjadinya ledakan informasi akibat semakin masifnya perangkat telekomunikasi yang terhubung ke jaringan (the explosion of connected devices). Fenomena ini akan terjadi pada era jaringan super-padat internet of things (IoT), yaitu jaringan komunikasi nirkabel generasi kelima (5G), serta jaringan komunikasi kuantum di generasi keenam (6G). Permasalahan telekomunikasi nirkabel masa depan pada jaringan 5G dan 6G diantaranya ada pada aspek keamanan jaringan, penanganan jaringan super-padat, kebutuhan new resource allocation & managements, hingga bagaimana menemukan cara untuk memberikan prioritas informasi manusia dibanding informasi mesin.

explosion

Untuk menjalankan penelitian strategis fundamental yang bersifat maju, peneliti-peneliti AdWiTech telah memiliki sejumlah pengalaman dalam penelitian strategis teknologi nirkabel, riset fundamental maupun terapan, diantaranya adalah: Low complexity memory-1 turbo processing, accumulator for relaying systems, double fourier transform for broadband wireless systems, communication without guard intervals, coded random access for IoT, hingga coding for super-dense networks.